Perbedaan FCL dan LCL ada pada siapa yang memakai ruang container. FCL (Full Container Load) berarti satu container 20 feet atau 40 feet dipakai penuh oleh satu pengirim dan dibayar per container. LCL (Less than Container Load) berarti barang beberapa pengirim digabung dalam satu container, dan tiap pengirim membayar sesuai berat atau volume barangnya saja. FCL cocok untuk muatan besar, LCL cocok untuk muatan kecil sampai menengah.
Arti FCL dan LCL dalam Pengiriman Barang
FCL · Full Container Load
- Satu container hanya berisi barang satu pengirim.
- Container disegel di lokasi muat dan baru dibuka di tujuan.
- Tarif dihitung per unit container 20 feet atau 40 feet.
LCL · Less than Container Load
- Satu container diisi barang dari beberapa pengirim.
- Barang dikumpulkan di gudang konsolidasi sebelum dimuat.
- Tarif dihitung per kilogram atau per meter kubik.
Di pengiriman antar pulau, LCL sering disebut juga kirim cargo atau ekspedisi per kilo, sedangkan FCL dikenal dengan istilah kirim container atau kirim satu container penuh.
Tabel Perbedaan FCL dan LCL
| Aspek | FCL | LCL |
|---|---|---|
| Pemakai container | Satu pengirim | Beberapa pengirim |
| Dasar tarif | Per container | Per kg atau per m³ |
| Volume ideal | Besar, mendekati atau melebihi setengah container | Kecil sampai menengah |
| Bongkar muat barang | Sekali di asal, sekali di tujuan | Lebih sering, karena ada penggabungan dan pemisahan |
| Waktu berangkat | Mengikuti kesiapan muatan pengirim | Menunggu container gabungan terisi |
| Segel container | Dipasang di lokasi muat pengirim | Dipasang setelah semua barang gabungan masuk |
| Cocok untuk | Material proyek, stok distributor, mesin, pindahan rumah | Paket usaha, sparepart, beberapa koli barang |
Karena barang FCL lebih sedikit dipindah tangan, risiko tergores, tertindih, atau tercampur dengan barang lain lebih kecil. Sebaliknya, LCL lebih ringan di ongkos karena biaya satu container dibagi ke banyak pengirim.
Cara Menghitung Biaya FCL dan LCL
FCL dihitung per container. Komponennya meliputi ongkos kapal (freight), biaya terminal pelabuhan, trucking bila memilih door to door, dan asuransi bila diambil. Penjelasan tiap komponen ada di artikel komponen biaya kirim kontainer.
LCL dihitung dari berat tagih, yaitu yang lebih besar antara berat timbang dan berat volume. Sebagai contoh, di kirimcargo.id rumusnya:
Contoh: kiriman bervolume 2 m³ (2.000.000 cm³) dengan berat timbang 300 kg punya berat volume 2.000.000 ÷ 4.000 = 500 kg. Jadi yang ditagih adalah 500 kg, karena lebih besar dari berat timbangnya.
Alur Pengiriman FCL dan LCL
Alur FCL
- Container kosong dikirim ke gudang pengirim atau depo.
- Barang dimuat, container disegel.
- Container dibawa ke pelabuhan dan naik kapal.
- Di tujuan, container diantar utuh atau diambil di pelabuhan.
Alur LCL
- Barang diantar atau dijemput ke gudang konsolidasi.
- Barang ditimbang, diukur, lalu digabung dengan barang lain.
- Container gabungan berangkat ke pelabuhan tujuan.
- Barang dipisah di gudang tujuan, lalu diambil atau diantar.
Kapan Memilih FCL atau LCL?
Pilih FCL bila:
- Volume barang sudah sekitar 15 m³ ke atas, atau beratnya beberapa ton.
- Barang mudah rusak bila sering dipindah, misalnya mesin, kaca, atau furnitur jadi.
- Barang berukuran panjang atau tidak bisa ditumpuk dengan barang orang lain.
- Anda ingin container disegel di lokasi sendiri dan baru dibuka penerima.
Pilih LCL bila barang hanya beberapa koli atau beberapa meter kubik, dan ongkos menjadi pertimbangan utama.
Di wilayah abu-abu, misalnya 10–15 m³, cara paling aman adalah meminta dua penawaran lalu membandingkan totalnya. Untuk memperkirakan kapasitas, lihat juga ukuran container 20 feet dan 40 feet.
Istilah yang Sering Muncul
- Konsolidasi
- Proses menggabungkan barang beberapa pengirim ke satu container (LCL).
- Stuffing
- Kegiatan memasukkan barang ke dalam container.
- CY (Container Yard)
- Lapangan penumpukan container di pelabuhan, titik serah terima FCL port to port.
- CFS (Container Freight Station)
- Gudang tempat barang LCL digabung atau dipisah.
Kirim FCL dari Jakarta lewat kirimcontainer.com
kirimcontainer.com khusus melayani FCL 20 feet dan 40 feet dari Tanjung Priok ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Lihat rute dan estimasi pelayaran atau kirim data muatan ke admin.
Muatan Anda lebih cocok LCL? Kirim per kilo atau per kubik lewat layanan grup kami di kirimcargo.id.
Tanya Admin: 0812 581 581Pertanyaan Umum tentang FCL dan LCL
Apa perbedaan FCL dan LCL?
FCL berarti satu container dipakai penuh oleh satu pengirim dan dibayar per container. LCL berarti satu container berisi barang beberapa pengirim, dan tiap pengirim membayar sesuai berat atau volume barangnya.
Apa kepanjangan FCL dan LCL?
FCL adalah Full Container Load, sedangkan LCL adalah Less than Container Load.
Mana yang lebih murah, FCL atau LCL?
Untuk barang sedikit, LCL lebih murah karena hanya membayar ruang yang dipakai. Untuk barang banyak, umumnya sekitar 15 m³ ke atas, FCL bisa lebih hemat karena tarifnya per container.
Bagaimana menghitung berat tagih LCL?
Berat tagih adalah yang lebih besar antara berat timbang dan berat volume. Di kirimcargo.id, berat volume dihitung P × L × T dalam cm dibagi 4.000, dengan minimal 100 kg.
Apakah kirimcontainer.com melayani LCL?
Tidak. kirimcontainer.com khusus FCL 20 feet dan 40 feet. Pengiriman LCL atau per kilo dilayani kirimcargo.id, layanan dalam grup yang sama.