Biaya kirim kontainer antar pulau terdiri dari empat komponen utama: freight (ongkos kapal dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan), THC (biaya penanganan container di terminal pelabuhan), trucking (angkutan darat dari lokasi pengirim ke pelabuhan dan dari pelabuhan ke penerima), serta asuransi (opsional, 0,2% dari nilai barang). Besarnya dipengaruhi rute, ukuran container 20 feet atau 40 feet, jenis barang, dan pilihan door to door atau port to port.
1. Freight: Ongkos Kapal
Freight adalah biaya angkut container di atas kapal dari pelabuhan asal, misalnya Tanjung Priok, sampai pelabuhan tujuan. Komponen ini biasanya porsi terbesar dari total ongkos. Yang memengaruhi besarnya:
- Rute dan jarak: Jakarta–Lampung tentu berbeda dengan Jakarta–Merauke.
- Ukuran container: tarif 20 feet dan 40 feet berbeda, dan selisihnya tidak sama di setiap rute.
- Jenis barang: barang berbahaya atau berukuran khusus bisa dikenai ketentuan tambahan.
- Ketersediaan ruang kapal: menjelang Lebaran dan akhir tahun, permintaan ruang biasanya naik.
2. THC: Biaya Terminal Pelabuhan
THC (Terminal Handling Charge) adalah biaya layanan di terminal, yaitu mengangkat container dari truk ke kapal di pelabuhan asal, menurunkannya di pelabuhan tujuan, dan menumpuknya di lapangan selama masa tertentu. THC berlaku di dua ujung: terminal asal dan terminal tujuan.
Besaran THC mengikuti ketentuan masing-masing pelabuhan dan perusahaan pelayaran, sehingga bisa berbeda antara satu kota dan kota lain walau ukuran container sama.
3. Trucking: Angkutan Darat
Trucking adalah ongkos trailer pembawa container di darat. Ada dua bagian:
Trucking asal
- Membawa container kosong ke gudang pengirim.
- Membawa container berisi ke Tanjung Priok.
Trucking tujuan
- Mengambil container dari pelabuhan tujuan.
- Mengantar ke titik yang disepakati dengan penerima.
Biaya trucking dipengaruhi jarak, kondisi akses jalan, berat muatan, dan lama trailer menunggu saat muat atau bongkar.
4. Asuransi Pengiriman
Asuransi bersifat opsional, tetapi disarankan untuk barang bernilai tinggi. Di kirimcontainer.com, asuransi all risk melalui Tokio Marine dikenai premi 0,2% dari nilai barang.
Bila terjadi kerusakan, laporkan maksimal 1×24 jam setelah barang diterima, lalu SLN membantu proses klaimnya.
Biaya Tambahan yang Mungkin Muncul
Selain empat komponen utama, beberapa biaya bisa muncul tergantung kondisi muatan dan lokasi. Semuanya sebaiknya ditanyakan dan tertulis sejak penawaran:
- Stuffing / unstuffing
- Ongkos buruh atau forklift untuk memasukkan dan mengeluarkan barang.
- Biaya penumpukan
- Muncul bila container tertahan di pelabuhan melewati masa bebas.
- Demurrage / detention
- Denda keterlambatan pemakaian atau pengembalian container.
- Waktu tunggu trailer
- Bila proses muat atau bongkar di lokasi memakan waktu lama.
Komponen Biaya Door to Door vs Port to Port
| Komponen | Door to door | Port to port |
|---|---|---|
| Freight | Termasuk | Termasuk |
| THC asal & tujuan | Termasuk | Termasuk |
| Trucking asal | Termasuk | Diurus pengirim |
| Trucking tujuan | Termasuk | Diurus penerima |
| Asuransi | Opsional | Opsional |
Tabel di atas adalah pola umum. Rincian pasti untuk setiap pengiriman selalu tertulis di penawaran.
Cara Menekan Biaya Kirim Kontainer
- Pilih ukuran yang tepat. Barang berat dan padat sering lebih hemat di 20 feet. Lihat ukuran container 20 feet dan 40 feet.
- Bandingkan dengan LCL bila volume masih kecil. Baca perbedaan FCL dan LCL.
- Siapkan muatan sebelum container datang agar trailer tidak menunggu lama dan tidak ada biaya tunggu.
- Pesan lebih awal menjelang musim ramai seperti Lebaran dan akhir tahun.
- Berikan data lengkap sejak awal: kota tujuan, ukuran, jenis dan berat barang, serta alamat muat dan bongkar, agar penawaran tidak berubah di tengah jalan.
Minta Rincian Biaya Kirim Kontainer dari Jakarta
Admin kirimcontainer.com akan mengirim penawaran tertulis per komponen untuk rute tujuan Anda di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, atau Papua.
Tanya Admin: 0812 581 581Pertanyaan Umum tentang Biaya Kirim Kontainer
Apa saja komponen biaya kirim kontainer?
Komponen utamanya adalah freight (ongkos kapal), THC (biaya terminal di pelabuhan asal dan tujuan), trucking (angkutan darat), dan asuransi yang bersifat opsional.
Apa itu THC dalam pengiriman kontainer?
THC atau Terminal Handling Charge adalah biaya layanan terminal untuk menaikkan, menurunkan, dan menumpuk container di pelabuhan asal maupun tujuan.
Berapa biaya asuransi pengiriman kontainer?
Di kirimcontainer.com, premi asuransi all risk melalui Tokio Marine adalah 0,2% dari nilai barang. Barang senilai Rp200 juta dikenai premi Rp400 ribu.
Apa beda biaya door to door dan port to port?
Door to door sudah mencakup trucking dari lokasi pengirim ke pelabuhan dan dari pelabuhan ke penerima. Port to port hanya mencakup pengiriman antarpelabuhan, sehingga angkutan darat diurus sendiri.
Kenapa biaya kirim kontainer bisa berbeda tiap waktu?
Karena freight dipengaruhi ketersediaan ruang kapal dan permintaan. Menjelang musim ramai seperti Lebaran dan akhir tahun, tarif biasanya ikut naik.